5 Sep 2013

Pingsan di Pesawat

Yup, that's happened at me... in the long flight to Muscat-Oman, Middle east country. Penerbangan dari Surabaya via Kuala Lumpur. Pengalaman yang traumatic.
Pada saat itu aku memang sudah ada feeling mau pingsan, karena tiba2 perasaan gelisah luar biasa menyerang, panic, hingga ada keinginan untuk jump out dari pesawat, yang mungkin sedang berada di atas Indian Ocean or somewhere up on Srilanka :)


Sayangnya yang duduk di sebelah ku kakek-kakek Arab yang engga bisa english. Sebenarnya aku bisa memanggil pramugari untuk menolongku. Namun karena teringat cerita di film2, jika ada orang pingsan then the whole flight will be panic and then the pilot changes the route and then terjadi kehebohan and semua orang menyudut kan aku.... hiii, so aku urungkan niat melapor kepada pramugari (stupid, dan jangan di tiru keputusan ini)

I kept silent and my feelings getting worse, bete tingkat dewa. Sekujur badan ku mulai lemas, aku merasakan pelan-pelan rasa dingin menjalar dari telapak kaki merambat hingga kepala. Pada saat bersamaan pelan-pelan aku mulai hilang kesadaran diri. Karena takut aku berdoa sebelum benar2 pingsan total, and berharap semoga bisa melek lagi.

Mungkin kakek di sebelah ku mengira aku hanya tidur. Aku terbangun dengan sendiri nya dengan perasaan luar biasa engga enak, ingin muntah tapi engga bisa. Hanya mual dan dingin.
Aku berusaha tenang..... tenaaang, kalem, hingga akhirnya pingsan kedua menyerang lagi. Setelah kesadaran ku pulih dari pingsan kedua, yang ku inginkan hanyalah teh anget ala warteg :)

Pada saat back to Indo, I told this to my friend and he told me teman pacar dia pernah long flight to Paris, pada saat landing penumpang di sebelah nya telah meninggal. Mungkin tadinya di sangka tidur...
Well that's scary, karena banyak hal bisa terjadi di atas pesawat seperti tiba2 kekurangan oksigen, tidak tahan dengan perubahan tekanan udara, atau terserang jantung. Kita bisa lemas tiba2 tanpa sempat memberi peringatan.
Early morning when landing at KL after 7 hrs flight from Oman

I have no idea apa yang terjadi pada diriku, aku pernah long flight lebih lama dari ini (16 jam) but I was fine. Setelah aku flash back, mungkin karena pada saat berangkat dari Indo (Juanda - Surabaya)I had not enough breakfast.
Kemudian transit di KL for nine hours (I blame my friend who book the connection flight with this such long time frame hehehe). Pada saat lunch aku memilih junk food, spaghetti rasa tom yam! so pedass... bisa di bayangkan, Spaghetti tom yam di dalam perut dan tekanan udara yang berubah ubah in the long flight... soooo terrible! jangan pernah meniru tindakan ku ya guys...

So before long flight persiapkan diri lahir bathin ya guys. Terutama jaga asupan gizi sebelum berangkat, drinks more, jangan makan yang pedas-pedas. And pikirkan yang indah-indah saja, seperti keindahan Amsterdam on my next trip :) cihuiiy...
Jetlag Prevention
Posting Komentar